PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) : Ujian

August 4, 2012 § Leave a comment

Perbedaan Pengajar dan Peserta Didik pada perkuliahan tatap muka dan perkuliahan jarak jauh

  1. Pengajar (Guru/Dosen)

Perbedaan antara pengajar Tatap Muka dan PJJ adalah masalah lokasi pembelajaran dan waktu. Jika pengajar Tatap Muka, para pengajar diharuskan untuk dating langsung ke lokasi pembelajaran dan memberikan materi tentang apa yang diajarkan. Selain itu, waktunya juga telah ditentukan sesuai dengan ketentuan. Sedangkan pengajar PJJ mempunyai waktu mengajar yang lebih fleksibel, maksudnya pengajar bisa memberikan materi pada peserta didik dimanapun dia berada dan kapanpun waktunya.

  1. Peserta Didik (Siswa/Mahasiswa)

Perbedaan bagi peserta didik pendidikan Tatap Muka dan PJJ kurang lebih sama dengan Pengajar. Jika pada pendidikan Tatap Muka mereka diharuskan datang ke lokasi dengan waktu yang ditentukan, berbeda dengan PJJ. Jika mereka mengikuti PJJ, peserta didik bebas menentukan kapan mereka akan membaca materi dan dimana lokasinya. Karena dengan PJJ ini peserta didik bisa menerapkan proses belajar mandiri.

  1. Bahan Ajar

Bahan ajar untuk pendidikan Tatap Muka dan PJJ juga berbeda. Jika Pendidikan Tatap Muka kebanyakan masih menggunakan media konvensional seperti buku, modul, dsb. PJJ menggunakan bahan ajar yang lebih bervariasi, contohnya seperti video tutorial, dokumen digital (pdf), dsb.

Kriteria-kriteria yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan proses pembelajaran dalam PJJ

                Kriteria yang dibutuhkan dari sebuah media pembelajaran agar dapat memenuhi kebutuhan proses pembelajaran dalam PJJ setidaknya memiliki 6 karakteristik :

  1. Kemudahan navigasi; sebuah program harus dirancang sedemikian rupa atau sesederhana mungkin sehingga peserta didik tidak perlu belajar komputer dahulu secara menyeluruh.
  2. Kandungan kognisi; program ini harus mudah dicerna oleh peserta didik.
  3. Pengetahuan dan presentasi informasi; kedua kriteria ini untuk menilai isi dari program itu sendiri, apakah program tersebut telah memenuhi kebutuhan pembelajaran peserta didik atau belum.
  4. Integrasi media; media harus mengintegrasikan aspek-aspek pembelajaran yang harus dipelajari.
  5. Estetika; media yang digunakan harus mempunyai tampilan yang artistik sehingga menarik minat peserta didik.
  6. Fungsi secara keseluruhan; program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh peserta didik, sehingga pada waktu peserta didik selesai menjalankan program dia akan merasa telah belajar sesuatu.

Namun enam kriteria itu saja tidak cukup untuk menunjang kesusksesan PJJ, perlu pengajar dan peserta didik yang mampu mengoperasikan media-media tersebut. Percuma jika medianya canggih namun tidak ada yang bisa menggunakannya. Intinya semua aspek dalam PJJ harus tersinkronisasi dengan baik, baik itu Pengajar, Peserta Didik, maupun Bahan Ajar.

Pendukung perkembangan PJJ di Indonesia

Bentuk Negara Indonesia yang berbentuk kepulauan memang membutuhkan metode PJJ untuk pemerataan pendidikan ke seluruh wilayah nusantara. Banyaknya masyarakat Indonesia yang menginginkan pendidikan lebih lanjut juga merupakan  salah satu faktor pendukung, khususnya yang berada di pelosok daerah. Ini merupakan faktor penting untuk mengembangkan PJJ di Indonesia.

Selain itu, media teknologi untuk melakukan PJJ saat ini sudah berkembang semakin pesat, sehingga bisa memudahkan proses PJJ berlangsung.

Kendala perkembangan PJJ di Indonesia

                Masih kurangnya pengetahuan tentang TIK bagi sebagian masyarakat, baik itu dari pengajar maupun peserta didik.  Bagi sebagian orang, khususnya yang berada di pelosok daerah masih menganggap bahwa internet, sebagai media pembelajaran PJJ, masih mahal. Namun hal ini dapat diantisipasi dengan pengadaan Internet terpusat pada daerah tersebut.

Selain itu belum adanya backbone internet di Indonesia, sehingga tari internet dan bandwith yang ada sekarang ini masih kecil dibandingkan Negara lain seperti Singapore maupun Malaysia. Apapun kendala yang ada, PJJ hadir bukan untuk menambah kendala, tetapi hadir sebagai solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak secara merata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) : Ujian at dimazfakhr.

meta

%d bloggers like this: