Death

February 21, 2013 § Leave a comment

Kematian. Kata yang begitu menyeramkan dan menakutkan jika dibayangkan, awalnya. Kata yang berarti merenggut jiwa kita, menghentikan nafas kita, mengambil roh kita dan membawanya ke alam selanjutnya. alam barzah.

Tapi sesungguhnya kematian tidaklah semenakutkan itu. Tergantung bagaimana kita menyikapinya. Untuk saya, kematian itu sudah ada di dalam diri setiap manusia. Setiap hari, setiap menit, setiap detik, setiap seper-sekian detik dari 1 detik, kematian semakin menguasai tubuh kita. Seiring berkurangnya umur, kematian semakin mendekati roh kita yang nantinya akan dibawanya.

Umur kita tidak pernah bertambah, malah sebenarnya berkurang. Umur kita itu sudah ditentukan berapa dan kita tidak pernah bisa tahu berapa lama kita hidup. Nah karena ketidaktahuan kita itulah kematian ada. Kematian itu pengingat bagi kita kalau hidup ini hanya sementara, kalau setiap detik umur ktia semakin berkurang. Hidup kita ini sudah ditunggu oleh kematian, berbahagialah. Seperti orang yg sedang jatuh cinta dan menunggu kekasihnya untuk datang, pastilah dia menunggu dengan penuh suka cita. Pasti menyiapkan segala sesuatunya agar sewaktu kekasihnya datang, dia bisa terlihat bahagia. Begitu juga kekasih yang ditunggu (hidup kita), pasti menyiapkan diri baik-baik agar tidak mengecewakan yang menunggu.
Namun kematian juga kadang gak sabaran. Ya seperti orang pacaran juga, sewaktu dia sudah gak sabar lagi ingin ketemu dia langsung menemui kita tanpa pemberitahuan apapun. Dan kalau kita tidak siap? apa yang kita dapat? kita membuatnya kecewa. Kalau dia kecewa, dia akan menempatkan kita di tempat yang tidak mengenakkan. Itulah kematian. Sebelum kita bertemu dengannya, kita harus mempersiapkan diri baik-baik agar nantinya dibawa oleh Sang Kematian ke tempat yang indah dan romantis.

Bagaimanapun juga akhirnya kita akan bertemu dengan kematian yang semakin mendekati kita. Kita gak bisa melawan itu. Kematian lah yang pasti menang, yang selalu merenggut kehidupan di setiap detiknya.

Apakah kita sudah siap dan pantas bertemu, Death?

evonstro vidieri

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Death at dimazfakhr.

meta

%d bloggers like this: